Tahapan Operasi Caesar Yang Perlu Ibu Hamil Ketahui

Tahapan Operasi Caesar Yang Perlu Ibu Hamil Ketahui

Akhir-akhir ini banyak sekali anggapan bahwa tahapan proses operasi caesar itu lebih mudah dan juga tidak mengalami rasa sakit. Pandangan ini perlu diluruskan karena setiap tindakan yang akan diambil oleh dokter tentu saja melalui tahapan dan proses yang panjang.

Untuk itu bagi para ibu yang sedang menjalani proses kehamilan, sangat penting untuk mengetahui tahapan proses operasi caesar agar tidak terjadi anggapan-anggapan yang keliru tentang operasi caesar itu sendiri.

Proses operasi caesar tidaklah semudah yang dibayangkan, bunda harus melalui berbagai macam tahapan proses operasi caesar, dimulai dari tahapan sebelum hingga tahapan proses penyembuhan pasca operasi caesar.

Selain itu, bunda juga tetap harus menahan rasa sakit, baik nyeri ataupun perih akibat luka yang timbul setelah operasi, ini juga memerlukan proses penyembuhan yang tidak sebentar.

Pada intinya, tindakan operasi caesar sangat diperlukan untuk beberapa kasus tertentu, sebagai contoh apabila pasien telah kehabisan cairan, bayi terlalu besar, atau bayi tidak mau turun ke panggul, dan tentunya masih banyak alasan yang lain mengapa dokter harus menyarankan tindakan operasi caesar.

Berikut ini adalah tahapan proses operasi caesar yang perlu bunda ketahui:

Persetujuan dari Keluarga

tahapan operasi caesar

Sebelumnya perlu diketahui bersama bahwa ada 2 jenis operasi caesar yaitu operasi caesar terencana dan operasi caesar karena darurat.

Operasi caesar terencana tentu saja jadwal baik hari dan waktunya sudah ditetapkan atau direncakan jauh jauh hari sebelum jadwal melahirkan tiba.

Berbeda dengan operasi darurat, operasi darurat dilakukan apabila kondisi bunda oleh dokter dinyatakan tidak dimungkingkan untuk melakukan persalinan normal.

Sebelum melakukan proses operasi, dokter akan menyampaikan informasi yang berkaitan dengan tindakan, biasanya informasi ini berisi tentang alasan kenapa harus dilakukan bedah caesar.

Apabila bunda dan pihak keluarga menyetujui dan bersedia melakukan operasi caesar. Proses selanjutnya adalah suami ataupun wali harus menandatangani sejumlah persetujuan prosedur tindakan operasi caesar.

Untuk pendampingan selama proses caesar, tergantung dari kebijakan masing masing rumah sakit.

Tes Urin

tahapan operasi caesar

Sebelum melakukan operasi caesar, biasanya rumah sakit memiliki prosedur umum yang harus dipersiapkan, seperti melakukan tes darah dan urine.

Tidak hanya itu saja, ibu hamil juga biasanya harus berkonsultasi dengan dokter anestesi terlebih dahulu.

Hal-hal tersebut tentunya dilakukan untuk mengetahui kondisi dari ibu hamil baik secara fisik maupun mental.

Berpuasa

tahapan operasi caesar

Bagi ibu hamil yang sudah merencanakan untuk melahirkan secara caesar pastinya akan diingatkan untuk menahan diri dari makan dan minum selama delapan sampai dua belas jam sebelum operasi caesar.

Hal ini merupakan salah satu prosedur operasi caesar yang harus diikuti demi kelancaran proses melahirkan.

Pembiusan

tahapan operasi caesar

Setelah persetujuan prosedur caesar terlengkapi dan sebelum dilakukan caesar, ibu dari bayi akan diberikan anestesi epidural atau spinal melalui suntikan dibagian tulang belakang oleh dokter ahli anestesi supaya tidak merasakan sakit mulai dari bagian perut ke bawah, ketika dilakukan tindakan operasi caesar.

Sang ibu masih tetap dalam kondisi sadar dan bisa melihat bagaimana proses kelahiran bayi tercinta.

Selain itu, ibu dari bayi tersebut juga diberikan obat tambahan untuk memastikan bahwa bagian bawah tubuh telah benar benar mati rasa.

Memasang Kateter

tahapan operasi caesar

Setelah proses pembiusan selesai dan sebelum masuk ke ruang operasi, kateter akan dipasang ke bagian uretra ibu untuk mengalirkan sekaligus menampung urin selama masa operasi caesar terjadi.

Kateter ini juga masih akan dipakai oleh ibu pada masa pemulihan pasca operasi caesar. Pemasangan kateter dilakukan oleh dokter ataupun perawat yang bertugas.

Selain itu juga akan diberikan antibiotik melalui infus untuk mencegah munculnya infeksi sepanjang operasi terjadi ataupun setelah operasi.

Kemudian rambut kemaluan juga akan dicukur atau dirapikan untuk membantu mempermudah jalan dilakukannya sayatan. Setelah itu terselesaikan, operasi caesar dilakukan.

Melakukan Sayatan

tahapan operasi caesar

Saat obat bius sudah bekerja, di ruang operasi biasanya dokter akan mengoleskan antiseptik di bagian perut dan beberapa obat penenang untuk membantu ibu agar lebih rileks.

Kemudian dilanjutkan dokter akan membuat sayatan horizontal pada kulit di atas tulang kemaluan.

Namun terkadang sayatan dilakukan secara vertikal tergantung situasi dan kondisi pada saat operasi caesar dilakukan.

Umumnya akan diberikan tirai pembatas pada saat dokter tengah menyayat perut agar ibu tidak melihat dan untuk meminimalisir ketegangan ibu saat operasi dilakukan.

Setelah itu jaringan kulit akan dipotong secara perlahan lahan, hingga tembus mencapai bagian rahim. Saat bagian rahim sudah terbuka, dokter akan menarik bayi hingga keluar dari rahim, memotong tali pusar dan juga mengeluarkan plasenta dari rahim ibu.

Kemudian secepatnya bayi akan segera dibersihkan oleh perawat.

Memotong Tali Pusar

tahapan operasi caesar

Saat bayi sudah berhasil dikeluarkan, maka dokter akan memotong tali pusat agar bayi dapat segera dibersihkan. Setelah itu, dokter akan mulai membersihkan hidung dan mulut bayi dari cairan air ketuban.

Menutup Sayatan

Setelah bayi keluar dari rahim ibu, proses operasi caesar masih belum selesai. Tahapan selanjutnya dokter harus melakukan penutupan sayatan kembali di rahim ibu dengan cara menjahit kembali. Dokter juga akan mengambil plasenta dari ibu bayi.

Proses penjahitan ini akan dilakukan pada bagian jaringan rahim sampai ke dalam lapisan kulit paling luar dengan memakai benang khusus.

Benang ini dapat larut menjadi daging dan pastinya aman untuk dipakai oleh ibu.

Proses penjahitan ini membutuhkan waktu antara 30 – 45 menit, namun bila ibu sudah pernah menjalani operasi caesar sebelumnya maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan tergantung pada situasi sekaligus dokter yang menangani.

Untuk persalinan kembar dibutuhkan waktu sekitar 5 menit di setiap kali dalam mengeluarkan bayi.

Operasi Selesai

Tahapan Operasi Caesar yang terakhir adalah tahap pemulihan. Pasca operasi caesar telah selesai dan berjalan dengan lancar, ibu akan dipindahkan ke dalam ruangan pemulihan dan dipantau kondisi kesehatannya secara teratur oleh dokter.

Infus akan tetap diberikan kepada ibu, selama belum bisa makan dan minum dengan baik. Perlahan lahan tapi pasti, efek bius akan menghilang secara bertahap.

Kemudian akan muncul rasa sensasi gatal pada beberapa bagian tubuh untuk sementara waktu, namun bila gatal tidak kunjung reda biasanya dokter akan memberikan antihistamin atau obat pereda reaksi alergi.

Pemulihan pasca operasi caesar biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hari atau sampai kondisi ibu benar benar pulih dan bayi dalam keadaan sehat.

Untuk mempercepat proses pemulihan, sebaiknya lakukan dengan memperbanyak asupan makanan, minuman dan latihan bergerak secara perlahan lahan.

Demikian informasi tentang bagaimana tahapan operasi caesar, semoga bermanfaat ya bun, berikut ini juga ingin kami informasikan untuk bunda yang sedang menjalani proses penyembuhan pasca operasi caesar, kami menawarkan obat kapsul kutuk premium obat pasca operasi wasir, obat wasir, pasca operasi wasir

Untuk Pemesanan silahkan hubungi WA 085726590228

atau klik tombol berikut ini

Produk ini Telah Terjual Hingga Seluruh Wilayah Indonesia