5 Jenis Makanan Setelah Operasi Caesar Yang Dapat Membantu Proses Penyembuhan

5 Jenis Makanan Setelah Operasi Caesar Yang Dapat Membantu Proses Penyembuhan

Proses pemulihan setelah operasi caesar tentu saja berbeda dengan melahirkan normal, dimana proses pemulihan setelah operasi caesar tentunya membutuhkan waktu yang  lebih lama. Untuk itu sangat penting mengetahui dan menjaga makanan yang akan dikonsumsi. Mengkonsumsi makanan yang baik pasca operasi caesar tentu saja akan lebih banyak membantu proses pemulihan pasca operasi caesar.

Selain membutuhkan waktu yang lama dalam proses penyembuhan, ternyata sebagai seorang ibu juga memiliki kewajiban menyusui anak, walaupun bekas luka pasca operasi caesar belum sembuh betul.

Untuk itu, sangatlah penting bagi ibu untuk mengetahui apa saja makanan setelah operasi caesar, agar ibu dapat melakukan pemilihan menu makanan setelah operasi caesar  guna membantu dalam proses penyenbuhan luka pasca operasi caesar.

Dikutip dari Amierican Dietic Association, bahwa seorang ibu baru yang sedang  menyusui anaknya membutuhkan asupan tambahan sebanyak 500 kalori. Sementara jumlah kalori harian yang dikonsumsi tidak boleh kurang dari 1800 kalori. Jumlah itu akan bertambah apabila ia menyusui lebih dari satu bayi.

Makanan Setelah Operasi Caesar

Makanan kaya serat dan mudah dicerna

makanan setelah operasi caesar, operasi caesar, pasca operasi caesar, pantangan makanan setelah operasi caesar

Makanan berserat adalah makanan yang mengandung serat di mana tubuh tidak dapat mencerna atau menyerapnya.

Karena tidak dapat dicerna oleh bagian pencernaan dalam tubuh, serat makanan ini tidak akan menghasilkan energi atau kalori bagi tubuh.

Akan tetapi, serat tetap bermanfaat dan diperlukan bagi tubuh kita terutama membantu melancarkan pencernaan. Bahkan jika seseorang kurang mengonsumsinya atau bahkan tidak pernah, maka bisa terjangkit berbagai jenis penyakit.

Mengenal Lebih Lanjut Makanan Berserat

Berbicara tentang serat makanan, maka kita perlu mengenal jenis-jenisnya; Serat terdiri atas 2 jenis yaitu serat yang dapat larut (soluble fiber) dan serat yang tidak dapat larut (insoluble fiber).

Setelah dikomsumsi, serat akan terbawa di dalam usus halus menuju usus besar untuk selanjutnya dibuang. Keberadaan makanan kaya serat di dalam usus besar dapat membantu proses metabolisme di sana hingga melancarkan buang air besar.

Serat larut (soluble fiber) merupakan serat yang masih bisa dicerna di dalam tubuh, serat ini akan mengikat lemak yang berasal dari makanan untuk kemudian dibuang.

Sedangkan serat tidak larut (insoluble fiber) merupakan serat yang tetap utuh sampai hingga saat dikeluarkan dari dalam tubuh, serat ini dapat membuat perut merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama sehingga bermanfat untuk diet (mediskus.com). Serat, banyak ditemukan pada buah, sayur, kacang-kacangan, padi-padian, agar-agar, dan gandum

Ibu yang melahirkan secara caesar memiliki keluhan merasa sakit saat buang air besar. Untuk itu, konsumsi makanannya haruslah yang mudah dicerna untuk menghindari konstipasi agar kotoran bisa keluar tanpa ibu mengejan keras-keras.

Makanan kaya serat seperti oats sangat baik untuk membantu mencegah sembelit. Selain itu, yogurt juga baik dikonsumsi oleh ibu karena bisa mengembalikan keseimbangan jumlah bakteri baik di dalam tubuh.

Protein

Protein merupakan suatu senyawa organic komplek yang terdiri dari asam amino yang dihubungkan dengan ikatan peptide. Molekul ini berperan penting dalam pembentukan struktur, fungsi, regulasi sel-sel makhluk hidup dan virus. Tentu saja protein memiliki banyak fungsi dan manfaat juga bagi perkembangan tubuh kita.

makanan setelah melahirkan caesar, pasca operasi caesar, pantangan makanan setelah operasi caesar

Manfaat Proterin

Beberapa manfaat zat gizi ini di antaranya dapat membantu Anda menurunkan berat badan terutama lemak perut dan mampu meningkatkan massa otot.

Fungsi Protein

Protein mempunyai fungsi bermacam-macam bagi tubuh, yaitu sebagai enzim, zat pengatur pergerakan, pertahanan tubuh, dan alat pengangkut. Sebagai zat-zat pengatur, protein mengatur proses-proses metabolisme dalam bentuk enzim dan hormon.

Proses metabolik (reaksi biokimiawi) diatur dan dilangsungkan atas pengaturan enzim, sedangkan aktivitas enzim diatur lagi oleh hormon, agar terjadi hubungan yang harmonis antara proses metabolisme yang satu dengan yang lain.

Menurut Almatsier (2009:96-97) fungsi protein adalah sebagai berikut:

  1. Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan dan sel-sel tubuh.
  2. Pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, hormon-hormon seperti tiroid, insulin, dan epinerfin adalah protein, demikian pula berbagai enzim.
  3. Mengatur keseimbangan air, cairan-cairan tubuh terdapat dalam tiga kompartemen: intraseluler (di dalam sel), ekstraseluler/ interselular (di luar sel), intravaskular (di dalam pembuluh darah).
  4. Memelihara netralitas tubuh, protein tubuh bertindak sebagai buffer, yaitu bereaksi dengan asam basa untuk pH pada taraf konstan.
  5. Pembentukan anti bodi, kemampuan tubuh untuk memerangi infeksi bergantung pada kemampuan tubuh memproduksi anti bodi.
  6. Mengangkut zat-zat gizi dari saluran cerna ke dalam darah, dari darah ke jaringan-jaringan, dan melalui membran sel ke dalam sel-sel.
  7. Sebagai sumber energi, protein ekivalen dengan karbohidrat karena menghasilkan 4 kalori/g protein.

Jenis Makanan yang Mengandung Protein

1. Telur

Telur adalah salah satu makanan sehat dan paling bergizi karena mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, antioksidan yang berguna untuk melindungi mata dan nutrisi otak. Mengonsumsi putih telur lebih baik karena mengandung protein murni tanpa lemak. Satu telur mengandung 6 gram protein dan 78 kalori.

2. Kacang almond

Almond merupakan salah satu jenis kacang yang paling populer karena mengandung nutrisi penting termasuk serat, vitamin E, mangan dan magnesium. Kadar protein yang ada pada kacang almond sebanyak 6 gram per 1 ons.

3. Dada ayam

Dada ayam sangat mudah untuk dimasak, dengan catatan Anda mampu memasaknya dengan benar. Kadar protein yang terkandung dalam 1 dada ayam tanpa kulit sebanyak 53 gram dan 284 kalori.

4. Gandum

Gandum juga termasuk makanan paling sehat karena banyak mengandung serat sehat, magnesium, mangan, vitamin B1 dan beberapa nutrisi lainnya. Kadar protein yang terkandung dalam gandum mentah adalah 13 gram dan 303 kalori.

5. Keju cottage

Keju cottage merupakan jenis keju yang cenderung sangat rendah lemak dan kalori. Keju ini mengandung kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, vitamin B2 dan berbagai nutrisi lainnya. Secangkir keju cottage dengan 2% lemak menganduk 27 gram protein dan 194 kalori.

6. Yogurt

Yogurt merupakan makanan yang rasanya lezat, memiliki tekstur lembut, dan tinggi nutrisi. Yogurt seberat 170 gram mengandung 17 gram protein dan 100 kalori.

7. Susu

Susu adalah minuman yang sangat bergizi, namun masalahnya sebagain orang dewasa kurang suka dengan minuman ini. Susu mengandung banyak nutrisi tunggal yang dibutuhkan oleh manusia karena sarat kalsium, fosfor dan vitamin B2. Secangkir susu dengan lemak 1% mengandung 8 gram protein dan 103 kalori.

8. Daging sapi

Daging sapi tanpa lemak memiliki protein yang tinggi, terlebih rasanya pun juga lezat. Daging sapi seberat 85 ons yang di masak dengan lemak 10%  mengandung 22 gram protein dan 184 kalori,

9. Ikan tuna

Ikan tuna memiliki lemak dan kalori yang rendah sehingga sebagian besar yang terkandung dalamnya adalah protein. Seperti ikan lainnya, tuna mengandung nutrisi yang kaya akan lemak omega – 3. Dalam 1 ons una mengandung 30 gram protein dan 157 kalori.

Selain ikan tuna, ada juga jenis ikan yang dapat membantu sebagai sumber protein dan albumin yang tinggi sebagai obat penyembuh luka pasca operasi caesar.

Ikan Gabus atau ikan kutuk juga menjadi salah satu sumber protein makanan setelah operasi caesar. Banyak sekali yang mempercayai dan merekomendasikan tentang ikan gabus atau ikan kutuk ini sebagai salah satu obat untuk pasca operasi.

Manfaat ikan kutuk atau gabus bagi kesehatan

10. Udang

Hampir semua makan laut merupakan sumber protein yang sangat baik karena biasanya rendah lemak. Meskipun udang rendah kalori tetapi sarat dengan berbagai nutrisi seperti selenium, vitamin B12 dan lemak omega-3. Dalam 1 ons udang mentah mengandung 24 gram protein dan 99 kalori.

Orang jaman dahulu memiliki mitos bahwa ibu yang baru melahirkan harus menghindari daging-dagingan dan protein dengan alasan lukanya tidak akan kering. Padahal, itu asumsi yang salah lho!

Protein sangat membantu proses pembentukan sel-sel tissue yang membantu dalam proses pemulihan. Selain itu, protein bisa membantu mengembalikan kekuatan otot-otot sekitar rahim sehabis operasi.

Makanlah ikan yang kaya omega 3 atau telur untuk membantu Anda dalam proses penyembuhan. Konsultasikan dulu pada dokter karena beberapa bayi mengalami reaksi alergi jika ibu mengonsumsi ikan dan telur.

Vitamin C

Vitamin C memang sudah dikenal sebagai zat gizi yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun di samping itu, penelitian dua ahli bedah dari Universitas Harvard tahun 1937 lalu juga membuktikan khasiatnya untuk menyembuhkan luka. Ya, Vitamin C terbukti memiliki peran dalam mengganti jaringan kulit yang rusak akibat luka. Dalam hal ini vitamin C sebagai salah satu makanan setelah operasi caesar.

Dikutip dari National Institute of Health, vitamin ini dapat berperan pada setiap tahap penyembuhan luka, juga bisa meningkatkan elastisitas kulit serta membentuk jaringan parut dan ligamen yang membantu proses penyembuhan luka menjadi lebih cepat. Hal ini disebabkan vitamin C mempunyai peranan penting dalam pembentukan kolagen.

Penelitian dari University of Pennsylvania menyebutkan 80 persen kulit manusia terdiri dari kolagen. Kolagen merupakan perekat yang bermanfaat untuk elastisitas kulit, bekerja sama dengan elastin. Penelitian yang dilakukan tahun 1981 menyebutkan Vitamin C berperan dalam setiap sintesis kolagen, dimulai dari pembentukan prekrusor kolagen (pro-kolagen), sampai pada perubahan menjadi kolagen.

makanan setelah operasi caesar, pantangan makanan setelah operasi caesar

Sebaliknya, kekurangan vitamin C justru malah mengganggu proses penyembuhan luka. Pada suatu penyakit kekurangan Pada dasarnya, cepat atau lambatnya kesembuhan sebuah luka tergantung beberapa faktor, seperti tingkat keparahan luka, obat-obatan, dan faktor kebersihan. Pada suatu penyakit kekurangan Vitamin C (skorbut) terjadi penurunan produksi kolagen sehingga  penyembuhan luka menjadi jelek dan terjadi penurunan elastisitas kulit.

Untuk membantu menyembuhkan luka, sebaiknya Anda tidak hanya mengandalkan asupan dari buah dan sayur saja. Sebab tubuh membutuhkan Vitamin C lebih dalam menyintesa kolagen agar dapat menyembuhkan luka. Konsumsilah suplemen Vitamin C secara rutin untuk menambah asupan Vitamin C yang dibutuhkan.

Tapi ingat pada Vitamin C biasa, sebagian jumlah yang diminum justru terbuang kembali lewat urin meskipun dosisnya tinggi. Karena itu seseorang yang sedang menjalani penyembuhan luka disarankan mengonsumsi suplemen Vitamin C dengan dosis tepat dan penyerapan maksimal.

Selain itu, perhatikan juga apakah lambungmu sensitif terhadap asam sebelum mengonsumsinya. Jika ya, maka kamu disarankan lebih kritis memilih Vitamin C. Pilih Vitamin C dengan tingkat keasaman yang mendekati air, agar lambung tidak terganggu.

Selain mengkonsumsi Vitamin C sebagai salah satu sumber makanan setelah operasi caesar. Anda juga bisa mengkonsumsi kapsul kutuk premium guna mempercepat proses penyembuhan luka pasca operasi caesar.

Zat Besi

Tubuh memerlukan zat besi untuk memproduksi hemoglobin, yang menyimpan dan membawa oksigen dalam sel darah merah. Sehingga oksigen dapat didistribusikan ke seluruh tubuh secara merata.

makanan setelah operasi caesar, pasca operasi caesar

Makanan setelah operasi caesar yang  kaya zat besi akan membantu tubuh melakukan hal tersebut. Terdapat dua macam makanan kaya zat besi:

  • Daging merah, ikan, dan ayam mengandung zat besi hem, yang dapat digunakan dengan mudah oleh tubuh
  • Biji-bijian, buah kering, sereal, dan sayuran hijau mengandung zat besi non-hem, yang lebih sulit diserap oleh tubuh

Konsumsi zat besi sangatlah penting untuk membantu mengembalikan darah yang hilang akibat proses melahirkan.

Bayam sebenarnya bukan merupakan sumber zat besi yang baik karena mengandung oksalat, yang mempersulit penyerapan zat besi. Sayuran hijau lainnya macam kubis, bit berdaun lebar, selada air, dan brokoli lebih baik.

Sebaiknya Anda juga menghindari minum teh dan kopi saat makan karena mengandung polifenol, yang mempersulit penyerapan zat besi dari makanan. Obat antacid yang meredakan nyeri ulu hati juga mencegah tubuh menyerap zat besi dari makanan yang Anda makan.

Jika Anda sedang menyusui, Anda boleh minum suplemen vitamin yang mengandung zat besi. Rawat diri Anda sendiri dengan baik, dan cobalah beristirahat di siang hari, saat bayi sedang tidur.

Jika Anda mencurigai bahwa Anda kekurangan zat besi, beri tahu masalah ini pada dokter. Kadar zat besi yang rendah dapat mempengaruhi suasana hati dan ikatan dengan bayi. Anda mungkin mudah marah dan sensitif, dan menjadi lebih rentan terhadap depresi pasca melahirkan. Kelelahan juga dapat membuat Anda lebih sulit menyusui.

Kalsium

makanan setelah melahirkan caesar, pantangan makanan setelah operasi caesar

Yang terakhir adalah kalsium sebagai salah satu sumber makanan setelah operasi caesar. Kalsium berguna untuk membantu melemaskan otot-otot serta menguatkan tulang. Tidak hanya dari susu, sumber kalsium yangbaik juga bisa diperoleh dari tahu, kacang almond, dan dan bayam.

Demikian penjelasan mengenai makanan yang dikonsumsi setelah melahirkan caesar, untuk ibu yang telah menjalani proses melahirkan caesar, sangat penting untuk menjaga asupan makanan setelah melahirkan caesar, agar dalam proses penyembuhan pasca operasi caesar menjadi lebih optimal.

Selain menjaga asupan makanan setelah operasi caesar, Anda juga dapat mengkonsumsi makanan tambahan setelah operasi caesar agar luka cepat kering.

makanan setelah operasi caesar, operasi caesar, kapsul kutuk